5 Alasan Kenapa Harus Menggunakan Domain ID (Indonesia)

domain id Indonesia

Ringkasnya, domain adalah alamat website kita, dan satu-satunya ada di Internet, unik. Misalnya domain blogkeren.web.id cuma ada satu di dunia maya. Karenanya, belajar blog dan SEO tidak akan terlepas dari yang namanya domain.

Karena alasan ini juga, para blogger gak ragu mengeluarkan uang lebih untuk membeli domain sendiri karena terlihat lebih profesional dan mudah dihafal.

Sayangnya, saat mau beli domain,  kita baru sadar dan bingung. Ternyata domain itu ada banyak jenisnya, seperti;

  • Generic Top-Level Domain (gTLD): .com, .net, .org, .info, .edu
  • Country Code Top-Level Domain (ccTLD ): .id (Indonesia), web.id, .my.id, .sg (Singapura), .us (Amerika), .ca (Canada)

Pasti banyak teman-teman yang pusing mau pilih yang mana. Karena ini lah, saya menulis artikel “Alasan Memilih Domain .ID Indonesia”.

1. Nasionalis, Identitas Indonesia

Seperti yang telah kita bahas di atas, ada banyak pilihan domain yang telah tersedia di Internet. Domain sendiri mengandung makna dibalik setiap ektensinya.  Contoh ekstensi .com yang merupakan singkatan dari “commercial”, ditujukan untuk keperluan  komersial profit.

Domain .org (organisation) untuk kepentingan komunitas atau organisasi. Secara tidak langsung, domain itu menunjukkan identitas bahwa web tersebut adalah milik organisasi.

Begitu juga dengan .id, .ac.id, web.id yang menunjukkan bahwa web tersebut adalah milik individu, perusahaa atau lembaga yang berasal dari indonesia.

Perlu diketahui, domain .id adalah produk yang dikelola langsung oleh anak Indonesia, lebih tepatnya Pandi.id (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia).

2. Aman dan Terpercaya

Jika diperhatikan, ada perbedaan mencolok saat kita  membeli domain gTLD seperti .info, .net, .com dibanding saat membeli domain ccTLD Indonesia (.id).

Jika ekstensi domain .com dapat dibeli dengan mudah oleh siapa saja. Domain .id harus menggunakan identitas dan surat resmi yang dikeluarkan pemerintah Indonesia sebagai syarat pendaftaran/aktivasi.

Inilah alasan kenapa domain .id tergolong aman dan terpecaya. Karena pengelolanya akan berpikir dua kali untuk menggunakan web tersebut untuk menipu.

Contoh domain .my.id, syarat daftarnya adalah KTP. Kalau kita ada masalah dengan yang punya domain, tinggal kita selidiki lihat alamatnya, selesai, tidak harus kehilangan jejak.

Misalnya, kita sedang mencari beasiswa pertanian. Ketemu di website yang mengunakan nama IPB, kalau domainnya menggunakan ekstensi .ac.id, dapat dipastikan bahwa web itu resmi milik IPB.

a. Syarat Domain Id

No. Ektensi Domain Persyaratan
.ID
  • KTP/Paspor
  • SIUP/TDP/AKTA/NPWP/Surat Ijin yang setara (cukup salah satunya), hanya untuk pendaftar nonpersonal berbentuk badan usaha, entitas, atau sejenisnya.
  • Apabila pendaftar adalah instansi pemerintah, maka pendaftaran nama domain mengikuti ketetapan Menteri Komunikasi dan Informatika.
  • Contoh: ads.id
1 .AC.ID
  • SK Pendirian Lembaga dari Kementerian/Lembaga yang berwenang sesuai Peraturan Perundangan.
  • Surat Keterangan Rektor atau Pimpinan Lembaga.
  • KTP/Paspor.
  • Contoh: www.gontor.ac.id
2 .CO.ID
  •  SIUP/TDP/AKTA/NPWP/Surat Ijin yang setara (cukup salah satunya).
  • KTP/Paspor.
  • Sertifikat Merek (bila ada).
  • Contoh: www.google.co.id
3 .NET.ID
  •  Surat Ijin Prinsip/Penyelenggaraan Usaha Bidang Telekomunikasi dari kementerian Komunikasi dan Informatika.
  • KTP/Paspor.
4 .WEB.ID
  • KTP/Paspor.
  • Contoh: blogkeren.web.id
5 .SCH.ID
  • Untuk sekolah resmi:
    • Surat Keterangan Kepala Sekolah atau Kepala Lembaga.
    • KTP/Paspor.
  • Untuk Pendidikan non-formal yang diakui oleh SKPD:
    • SK Pendirian Lembaga dari Kementerian atau SKPD terkait.
    • KTP/Paspor.
  • Contoh: nurulfikri.sch.id
6 .OR.ID
  • Akta Notaris atau Surat Keterangan dari organisasi yang bersangkutan.
  • KTP/Paspor.
  • Contoh: www.al-azhar.or.id
7 .MIL.ID
  • Diatur dalam Peraturan Panglima TNI.
8 .GO.ID
  • Diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika.
  • Contoh: www.mpr.go.id
9 .BIZ.ID
  • KTP/Paspor.
10 .MY.ID
  • KTP/Paspor.
11 .DESA.ID
  • Diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika.
  • Contoh: www.tambahrejo.desa.id
12 .PONPES.ID
  • Surat Keterangan pimpinan Pondok Pesantren atau Pimpinan Lembaga.
  • KTP/Paspor.

3. SEO Frendly?

Sebenarnya, saya cukup galau saat akan membeli domain ini. “Apakah domain id bisa bersaing dengan domain .com dan .net dalam persaingan SERP?”

Alhamdulillah, tentu bisa.

Karena google tidak memandang  ekstensi domain. SEO blog kita tergantung bagaimana mengelolanya.

Silakan searching beberapa keyword. Akan dapat kita temukan, sebagian web di page one menggunakan domain .id.

Memang, domain .id kurang familiar seperti .com dan .net. Tapi jangan salah, justru ini kesempatan untuk bersaing terbuka lebar.  Karena kita bisa memasukan keyword ke dalam domain.

4. Gampang Dicari

Lebih dari 30 tahun yang lalu domain .com dan .net pertama telah online. Sementara kita tahu, domain ini hanya ada 1 di dunia. Pasti kesempatan memiliki domain tertentu akan semakin sempit.

Saat domain .com sudah dimiliki orang, .net sudah dibeli, .org sudah dilelang, .info sudah diambil, cobalah cari domain .id, web.id. Insyallah tersedia.

5. Domain Murah

Saya tidak tahu, apakah harga domain jadi pertimbangan saat ingin membangun blog atau tidak. Toh, domain cuma setahun sekali bayarnya.

Misalnya domain .com dan .net, di Idwebhost dihargai sebesar 114 ribu. Berarti, kita hanya perlu menyisihkan uang 10 ribu perbulan.

Tapi, kalau Anda adalah jenis orang yang suka harga murah, maka domain id adalah pilihan tepat dikelasnya, terutama web.id dan my.id. Lebih murah dari domain .com, .net, .org, .info.

Contohnya adalah domain blog keren ini, hanya 54.000 di Idwebhost.

2 COMMENTS

  1. Saya tidak setuju di bagian SEO, untuk website bahasa Indonesia, ok lah bisa bersaing, tapi kalau website bahasa Inggris dan target market USA, kalah sama .com di google search.

    Berbeda dengan .io atau .in yang sudah mendunia, jadi bisa bersaing dengan .com. SEO checker tools aja ngga ada yang support .id. Alias di dunia luar masih dipertanyakan “apakah itu .id”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here